Mengenal Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis)

Mengenal Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis). Hewan ini merupakan satwa dilindungi sesuai Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan diatur lebih lanjut dalam lampiran Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa.

Klasifikasi Kuntul Kerbau

Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Aves
Ordo : Pelecaniformes
Family : Ardeidae
Genus : Bubulcus
Species : Bubulcus ibis

Mengenal Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis)


Morfologi Kuntul Kerbau

Kuntul Kerbau berukuran kecil sekitar 48 – 53 cm pada saat musim tidak berbiak, bulu burung berwarna putih dengan sapuan jingga pada dahi, sedangkan pada saat berbiak warna bulu berubah dengan ciri warna di kepala, leher dan dada jingga pupus. Berbeda dengan kuntul lainnya adalah lebih tegap, leher lebih pendek, kepala lebih bulat, paruh pendek dan tebal, iris kuning, paruh kuning dan kakinya hitam.

Perilaku Kuntul Kerbau

Suka bergabung dengan di padang rumput dengan sapi dan kerbau, pada sore hari kelompok kecil terbang rendah dalam barisan perairan menuju tempat istirahat. Pada areal persawahan, burung –burung ini seringkali mengikuti petani yang sedang membajak atau mengolah tanah.

Penyebaran dan Daerah Jelajah Kuntul Kerbau

Menurut Siegfried, (1971b) B.ibis adalah jenis kuntul yang banyak dijumpai di daerah pertanian seperti ladang tanaman sayur, sawah serta daerah peternakan sapi atau kerbau. Hal ini berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi, yaitu serangga yang terdapat pada daerah tersebut. Kuntul Kerbau menjadi penghuni tetap negeri beriklim sedang, tetapi di daerah-daerah yang musim dinginnya hebat, mereka berimigrasi ke daerah yang iklimnya lebih hangat setelah siklus perkembangbiakan mereka. Perjalanan mereka yang panjang dan luar biasa itu masih berlanjut, dan mereka sering muncul di pulau-pulau terpencil di Pasifik atau bahkan Antartika. Salah satu faktor kunci ekspansi Kuntul Kerbau adalah kemampuannya beradaptasi. Meskipun kebanyakan burung kuntul memangsa hewan air, Kuntul Kerbau lebih menyukai serangga. Kuntul Kerbau memiliki stamina yang kuat. Mereka sanggup menyeberangi Sahara, dan mereka sanggup terbang menempuh jarak yang memisahkan Afrika Barat dari Amerika Selatan sejauh 4000 km. Ketika berkembang biak,mereka senang tinggal di sebuah pohon besar bersama spesies lain seperti burung cangak atau bangau. Tampaknya,kebersamaan mereka ini dapat membuat para pemangsa enggan mendekat.

Fungsi di dalam Ekosistem

Kuntul Kerbau memangsa serangga serta binatang - binatang kecil di areal persawahan. Binatang kecil di persawahan diantaranya adalah tikus, keong, ular, kodok dan ikan. Kuntul Kerbau memiliki fungsi penyeimbang, yaitu pengendali hama baik serangga maupun hewan kecil lainnya pada area persawahan dan lahan basah.

Populasi Kuntul Kerbau

Jumlah Kuntul Kerbau yang diamati di Kampung Rancabayawak diperkirakan 800 individu. Sebagai perbandingan bahwa hasil pengamatan Bicons UNPAD di lokasi yang sama, pada tahun 2011 jumlah individu Kuntul Kerbau adalah berkisar antara 658 – 786 individu

Referensi
Balai Besar Konservasi sumber daya alam

0 Response to "Mengenal Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel